Buku Tamu

Nama *
Email *
Pesan *
Powered byEMF Web Forms Builder
Report Abuse
SELAMAT DATANG DI BLOG BP3K PASIRWANGI - TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA DAN SEMOGA BERMANFAAT ^_^

Selasa, 17 April 2012

Penyusunan RDK dan RDKK

Tata Cara Penyusunan RDK dan RDKK
1. Rencana Definitif Kelompok
Rencana Definitif Kelompok sebagai rencana kegiatan kelompok tani untuk 1 (satu) tahun yang berisi rincian kegiatan dan kesepakatan bersama dalam pengelolaan usahatani.
Rencana defenitif kelompok disusun dengan tahapan sebagai berikut :
  • Pertemuan pengurus kelompok tani yang didampingi oleh Penyuluh Pertanian dalam rangka persiapan penyusunan RDK.
  • Pertemuan anggota kelompok tani dipimpin oleh Ketua Kelompok tani yang didampingi penyuluh pertanian untuk membahas, menyusun dan menyepakati rencana kegiatannya dalam pengelolaan usahatani antara lain; pola tanam, sasaran areal tanam, sasaran produksi, sarana produksi dan permodalan, teknologi usahatani, jadwal kegiatan, pembagian tugas.
  • RDK dituangkan dalam bentuk format (terlampir) yang ditandatangani oleh ketua kelompok dan menjadi pedoman bagi anggota kelompok tani dalam menyelenggarakan kegiatan usahataninya.
Materi RDK meliputi :
1) Pola tanam dan pola usahatani yang disusun atas dasar pertimbangan :
    a. Aspek teknis, meliputi; agroekosistem dan teknologi
    b. Aspek ekonomi, meliputi ; permintaan pasar, harga, keuntungan usahatani
    c. Aspek sosial, meliputi ; kebijakan pemerintah, kerjasama kelompok tani dan dukungan 
        masyarakat dengan memperhatikan kelestarian lingkungan.
2) Sasaran areal tanam dan produksi didasarkan atas;
   a. Potensi wilayah kelompok tani
   b. Produktivitas dari masing-masing komoditi
   c. Kebutuhan konsumsi anggota kelompok dan permintaan pasar.
3) Teknologi usahatani
   a. Ketersediaan teknologi;
   b. Rekomendasi teknologi;
4) Sarana produksi dan permodalan, didasarkan atas ;
   a. Luas areal usahatani kelompok tani
   b. Teknologi yang akan diterapkan
   c. Kemampuan permodalan anggota kelompok tani
5) Jadwal kegiatan, mengacu kepada rencana kegiatan usahatani
6) Pembagian tugas disesuaikan dengan kesediaan dan kesepakatan kelompok.

2. Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK)
RDKK sebagai dasar rencana pengadaan dan pelayanan dari GAPOKTAN. Dalam pelaksanaan penyusunan RDKK mengacu kepada RDK masing-masing kelompok dengan tahapan sebagai berikut :

  • Pertemuan pengurus kelompok tani yang didampingi oleh Penyuluh Pertanian dalam rangka persiapan penyusunanRDKK.
  • Pertemuan anggota kelompok tani dipimpin oleh Ketua Kelompok tani yang didampingi penyuluh pertanian untuk membahas, menyusun dan menyepakati daftar kebutuhan sarana produksi 6 tepat (tepat jenis, jumlah, waktu, tempat, harga dan mutu) yang akan dibiayai secara swadana maupun kredit dari tiap anggota kelompok tani. Daftar yang disusun akan berfungsi sebagai pesanan kelompok tani kepada GAPOKTAN. RDKK selesai paling lambat 1 bulan sebelum jadwal tanam.
  • Meneliti kelengkapan RDKK dan penandatanganan RDKK oleh Ketua kelompok tani yang diketahui oleh penyuluh pertanian.
Materi RDKK terdiri dari
1) Jenis dan luas masing-masing komoditi yang diusahakan
2) Perhitungan kebutuhan:
    a. benih
    b. pupuk
    c. pestisida
    d. biaya garap dan pemeliharaan
    e. biaya panen dan pasca panen
3) Jadwal penggunaan sarana produksi (sesuai kebutuhan lapangan) Masing-masing kebutuhan tersebut ditentukan jumlah maupun nilai uangnya dan diperinci yang akan dibiayai secara swadana dan kredit.

Sumber : Bapeluh
Berikut ini contoh atau hal yang berkaitan dengan RDK dan RDKK :

1 komentar:

  1. teks gan infonya...

    majukan pertanian indonesi
    pertanian Jabar

    BalasHapus